Makassar Day 6: Coming Home

Habis packing, sudah mandi, tinggal berangkat ke bandara. Walau penerbangan masih dijadwalkan pukul 14.00 WITA, tapi berhubung teman sekamar (Mas Tresno kanwil) berangkat pula siang ini (dan ternyata asrama mau dipakai untuk diklat berikutnya), akhirnya berangkat ke bandara insyaAllah pukul 10.00 WITA nanti. O iya, part kedua dan selanjutnya dari CodeIgniter akan ditulis tersendiri nanti ya, selama menanti pesawat di bandara. Moga-moga aja bisa dapat colokan listrik, soalnya laptop kantor ini baterainya sudah soak semua. 🙂 Aplikasi yang kemarin sementara disebut MORISA  juga sudah punya official codename, which is “PRAKARSA”, akronim dari Pengawasan Rencana Kerja Pemeriksa. Taglinenya adalah “Cermat, Tepat, Hebat: cermat prosesnya, tepat waktunya, hebatnya pemeriksa”. Ini tinggal logonya aja yang belum didesain. 😀

By the way, seminggu di Makassar (previoudly known as Ujung Pandang), belum pernah sekalipun keluar dari kompleks Gedung Keuangan Negara (GKN) ini. Bukan karena tidak tertarik untuk keluar, tapi kondisi keuangan dan adanya keinginan untuk menyelesaikan PRAKARSA lebih cepat overshadowed keinginan untuk jalan-jalan. Yang sebelumnya pengen banget nonton FF7 saja tiba-tiba menguap saat Sublime Text 3 dan Laragon terbuka. 🙂 Lain kali insyaAllah akan ke Makassar lagi dengan anak dan istri dengan one solely purpose: vacation!

Weits, ternyata mas Tresno kehilangan berkas SPPD beliau. Mau bantu cari itu dulu, semoga nanti ketemu.

Makassar Day 3: Olahraga

Bangun mruput pengen nonton bola Liga Champion antara Atletico Madrid vs Real Madrid (skor akhirnya 0 – 0), eh udah menit 60-an ternyata. Ahahaha. Bikin teh hangat sebentar, sambil merasakan badan yang jauh lebih segar daripada hari-hari sebelumnya. Olahraga ringan semalam bikin badan lebih enteng, pikiran lebih segar waktu bangun pagi. Kebetulan kemarin ada kawan diklat yang ngajakin buat olahraga, awalnya cuman badminton aja. Ternyata sesampainya di aula tempat olahraga, ada meja pingpong pula. Yasudah, akhirnya selesai 2 set badminton dilanjutkan dengan 7 set pingpong. Wkwkwkwk

Yes, i’m jack of all trades sports. Kecil deket dengan lapangan voli dan badminton membuatku mengenal lebih awal kedua olahraga itu. Catur mendapatkan tempat spesial di masa kecil berkat bimbingan dari tetangga. Sepakbola menjadi hobi semenjak treble winner nya Machester United. Tae Kwon Do sempat mengenyam sedikit pas SMP. Sedangkan basket dan pingpong aku kenal saat menginjak bangku SMA. Futsal menjadi olahraga yang populer saat aku di STAN. Tinggal olahraga populer semacam tennis yang belum sempat aku cicipin selama ini.

Waktu kecil aku sakit-sakitan, karena memang kondisi fisik yang lemah, sering sakit kalau kecapaian. Kecapaian adalah hasil dari tidak seimbangnya aktivitas dengan tingkat energi yang dimiliki tubuh. Karena tidak mungkin mengurangi tingkat aktivitas, maka aku memacu diri untuk meningkatkan level energi yang bisa disuplai oleh tubuhku. Jadilah olahraga sebagai caraku memperkuat kondisi fisik. Tapi dari semua oleharaga yang pernah aku rasakan itu, yang paling aku nikmati adalah bola voli  because too many good memories about it. Memori masa kecil yang nonton dari pinggir lapangan dengan malu-malu (dan senang banget kalau bisa ngambilin bola buat yang main voli), sampai memori jaman kuliah ketika pertandingan antar spesialisasi (khususnya pas Pajak vs Akuntansi). Sayang sekarang udah gak sempat nonton Proliga secara langsung lagi. Huhuhuhu.

The point is, sports will improve your quality, not only your body. So lets start our morning with exercise regulary folks….!!!