Buka Setiap Hari Kerja

Pagi tadi saat berangkat kerja, sambil menikmati kota Sampit yang mendung sepoi-sepoi, pandangan saya tiba-tiba terantuk sebuah plang praktek dokter umum, tepat sebelum belokan terakhir menuju kantor. Persis dibawah nama dokter tersebut, tertulis frasa “Setiap Hari Kerja”. Frasa ini menggelitik pikiran saya. Oleh karena itu setibanya di kantor, saya coba cari gambar plang petunjuk praktek dokter, tentu saja lewat mbah Gugel. Dan ternyata rata-rata layoutnya sama, dengan warna huruf hitam diatas papan putih itu, dan dengan diksi yang mirip-mirip pula.

Saya jadi melamun merenung, ternyata instansi tempat saya mengabdi ini enggak ada apa-apanya dengan para dokter tersebut. DJP tahun ini pernah memecahkan sejarah untuk pertama kalinya tetap buka pada hari raya keagamaan. Selain itu DJP sempat pula membuka pelayanan untuk Wajib Pajak pada hari Sabtu dan Minggu, meski hanya setengah hari dan terkait Amnesti Pajak maupun SPT Tahunan PPh. Instansi ini juga membuka pelayanan hingga pukul 00.00 dini hari pada saat batas waktu penyampaian SPT Tahunan PPh maupun Amnesti Pajak yang lalu. Meskipun banyak suara sumbang dari sisi internal, namun secara profesional instruksi tersebut (karena memang menggunakan tata naskah dinas INS) tetap dijalankan oleh kawan-kawan di seluruh Indonesia. Pemotongan seperlima tunjangan sejak awal tahun ini yang sedikit banyak juga mempengaruhi fokus para pegawai di kalangan akar rumput (secara dulu naiknya nggak nyampe 20% dari pra Perpres-37), tidak  melalaikan kami dari tugas utama kami: mengisi kas negara.

Dan kini target penerimaan yang hampir sebesar 1.500 triliun rupiah itu menunggu untuk dicapai. Sudah tiada DJP Great Sale (PMK-91 dan Amnesti Pajak), sehingga cara-cara biasa tidak cukup lagi untuk mengejar shortfall penerimaan. Dibutuhkan metode-metode luar biasa dan terobosan-terobosan baru untuk merealisasikan potensi pajak menjadi penerimaan pajak. Itu tantangan DJP sebagai organisasi untuk merumuskan strategi dan taktik agar angka dalam hitungan di kertas bisa menjadi fresh money yang mengisi kas negara. Tantangan pribadi bagi saya adalah pencarian metode untuk mengelola energi dan waktu, sehingga semua task yang dipercayakan kepada saya bisa selesai pada waktunya. 😀

Lalu hubungannya apa dengan plang dokter yang saya lihat tadi pagi?

Saya harus bersyukur kerja cuma 5 hari dalam sepekan, sedangkan dokter sebelah kantor itu SETIAP HARI kerja.

Tabik,

Dimas Iwandanu
Dimas Iwandanu on EmailDimas Iwandanu on FacebookDimas Iwandanu on GoogleDimas Iwandanu on Instagram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *